Potensi Pemupukan Melalui Daun

CV Gemolong Suci adalah perusahaan yang bergerak di bidang produksi pupuk dan berhasil melihat potensi yang besar dari salah satu jenis pupuk tersebut, yaitu pupuk yang diaplikasikan melalui daun. Kemudian berdasarkan prinsip pemupukan daun yang terus berkembang dan pengalaman lapangan, CV Gemolong Suci berhasil menciptakan beberapa jenis pupuk semprot daun merek KCC Astro, yang divariasikan dengan penambahan aditif-aditif tertentu menjadi 5 varian berdasarkan golongan tanaman sasarannya.

Pemupukan daun adalah strategi pemberian nutrisi tanaman yang banyak digunakan dan semakin penting di seluruh dunia. Jika digunakan dengan bijak, Pemupukan daun mungkin lebih ramah lingkungan dan berorientasi pada target daripada pemupukan tanah meskipun respons tanaman terhadap semprotan daun bervariasi dan banyak prinsip pemupukan daun masih kurang dipahami.

Unsur hara bisa diserap oleh tanaman melalui daun dan bahkan penyerapan unsur hara oleh pupuk yang diaplikasikan melalui daun jauh lebih efektif dibanding dengan pupuk yang diaplikasikan melalui tanah.

Pada pemupukan melalui daun, unsur hara langsung menuju ke sasarannya. Sedangkan pada pemupukan melalui tanah, pupuk tidak bisa langsung terserap karena tidak langsung menuju ke sasaran (yaitu daun, tempat berlangsungnya fotosintesis) dan selama berada di tanah ini, pupuk juga dapat mengalami proses-proses fisika, kimia dan biologis yang menyebabkan unsur hara tidak tersedia lagi atau berubah ke bentuk yang tak bisa diserap oleh tanaman.

Pupuk yang diaplikasikan melalui daun ini lazim disebut sebagai pupuk daun atau pupuk semprot.

Potensi Pupuk Daun/Semprot

Apakah pupuk daun berpotensi menggantikan pupuk tanah? Jawabannya bisa ya bisa tidak.

Unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman pada dasarnya digolongkan berdasarkan jumlah kebutuhannya menjadi unsur hara makro (jumlah yang dibutuhkan besar) dan unsur hara mikro (jumlah yang dibutuhkan kecil). Unsur-unsur hara makro terutama N, P dan K tidak mungkin ketersediaannya digantikan dengan aplikasi pupuk daun, mengingat kebutuhannya yang sangat besar. Sedangkan aplikasi melalui daun dalam dosis besar dapat menyebabkan kebakaran daun yang parah. Namun demikian, pemberian pupuk daun bisa sangat membantu manakala terjadi kekurangan unsur N, P atau K pada tanaman yang hampir mengancam keselamatannya sehingga dibutuhkan pasokan yang cepat bisa terserap.

Unsur hara mikro, yang dibutuhkan dalam jumlah kecil, memiliki kisaran dosis yang tipis (artinya ada batas tipis antara peran menyuburkan dengan peran meracuni tanaman). Kisaran yang tipis ini sangat membahayakan jika diaplikasikan melalui tanah karena sulitnya mencapai homogenitas pupuk tanah. Hal ini hanya bisa diatasi dengan aplikasi melalui daun, karena dalam pupuk daun, homogenitasnya mudah dicapai.

Selain lebih efektif dan lebih cepat memasok unsur hara serta bisa menangani masalah yang timbul berkenaan dengan unsur hara mikro, pupuk daun juga dapat menjadi solusi yang sangat baik dalam beberapa kasus berikut:

  • Pada tanah-tanah tertentu, yaitu tanah-tanah yang menyebabkan unsur hara yang diberikan ke dalamnya mengalami imobilisasi, pencucian atau perubahan kimia ke bentuk yang tidak mungkin terserap tanaman
  • Pada tanah yang terus menerus tergenang sehingga tidak memungkinkan dilakukannya pemupukan tanah
  • Pada daerah-daerah beriklim dingin, yang seringkali membatasi aktivitas-aktivitas penyerapan unsur hara oleh sistem perakaran
  • Pada tanaman biji-bijian, selama masa pengisian biji, terjadi perpindahan unsur-unsur hara dari daun (dan bagian tubuh tanaman lainnya) menuju ke biji. Hal ini mengakibatkan pengurasan besar-besaran unsur-unsur tersebut dari daun. Hasil biji yang banyak dan berkualitas dapat dicapai jika daun-daun tersebut segera dipasok dengan unsur-unsur hara lagi. Namun sayangnya, kecepatan pasokan dari tanah tidak mampu mengimbangi kecepatan pengurasan unsur hara pada daun-daun tersebut. Sebaliknya, aplikasi daun mampu memberikan kecepatan pasokan unsur hara yang lebih tinggi dibanding aplikasi tanah.