Kaolin Efektif Mengendalikan Kutu Putih pada Tanaman Kacang

Di Kolombia, tanaman kacang memberikan kontribusi yang signifikan pada pertanian di kawasan itu. Karena tanaman penting ini rentan terhadap hama dan penyakit, para petani sering perlu bergantung pada bahan kimia untuk melindungi tanaman berharga tersebut. Penelitian baru tentang penggunaan kaolin (tanah liat aluminosilikat) berisi informasi yang dapat membantu produsen kacang membatasi penggunaan pestisida konvensional dan mengembangkan strategi baru untuk pengelolaan hama secara terpadu.

Di HortScience, para penulis studi tersebut mengatakan percobaan sebelumnya di daerah beriklim sedang menunjukkan bahwa semprotan kaolin pada daun memiliki sifat-sifat seperti insektisida. “Namun, jenis penelitian ini di daerah tropis, khususnya di daerah Andean, hampir tidak ada,” kata mereka. Para peneliti dari Universidad Nacional de Colombia mempelajari kutu putih Trialeurodes vaporariorum (Westwood) secara rumah kaca. Trialeurodes vaporariorum merupakan salah satu hama yang paling umum pada tanaman kacang di kawasan itu. Desain penelitian terdiri dari tiga percobaan menggunakan empat perlakuan: tanpa insektisida (kontrol), insektisida kimia sintetis, aplikasi daun dari kaolin sebesar 2,5%, dan aplikasi daun dari kaolin sebesar 5% (berat / volume).

Aplikasi daun dari kaolin pada kedua dosis itu mengendalikan ≈80% dari populasi kutu putih dalam berbagai tahap (telur, nimfa, dan dewasa) di ketiga percobaan tersebut. Analisis menunjukkan bahwa persentase keberhasilan dari kedua dosis kaolin tersebut serupa dengan yang diperoleh pada tanaman kacang yang diberi perlakuan dengan insektisida kimia sintetik (90%).

Penelitian ini juga menunjukkan dosis kaolin sebesar 5% mengihasilkan efek positif terhadap fisiologi tanaman kacang, dengan menurunkan transpirasi sebesar 40% dan peningkatan 43% dalam kandungan klorofil daun dibandingkan dengan tanaman yang tidak diberi perlakuan.

“Kami dapat menyarankan bahwa penggunaan kaolin dapat dianggap sebagai alternatif untuk mengendalikan kutu putih, T. vaporariorum , tanpa efek negatif pada hasil biji,” kata para penulis. Mereka menambahkan bahwa kaolin juga dapat membantu fisiologi tanaman, terutama dalam kondisi stres abiotik seperti kekeringan.

Sumber :
Kaolin effectively controls whitefly in beans

This entry was posted in Berita Pertanian and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *