Terobosan RNA Menciptakan Tanaman Yang Dapat Menghasilkan 50% Lebih Banyak Kentang, Beras

Perubahan genetik yang menargetkan RNA dapat menumbuhkan tanaman yang menghasilkan lebih banyak makanan secara signifikan dan menunjukkan peningkatan toleransi kekeringan, kata para ilmuwan dari Universitas Chicago, Universitas Peking, dan Universitas Guizhou

Memanipulasi RNA dapat memungkinkan tanaman memberikan hasil yang lebih banyak tanaman secara dramatis, serta meningkatkan toleransi kekeringan, kata sekelompok ilmuwan dari Universitas Chicago, Universitas Peking, dan Universitas Guizhou.

Dalam pengujian awal, dengan menambahkan pengkodean gen protein yang disebut FTO baik ke tanaman padi maupun  kentang, ternyata meningkatkan hasil sebesar 50% dalam uji lapangan. Tanaman tumbuh secara signifikan lebih besar, menghasilkan sistem akar yang lebih panjang dan lebih mampu mentolerir cekaman kekeringan. Analisis juga menunjukkan bahwa laju fotosintesisnya meningkat. Continue reading “Terobosan RNA Menciptakan Tanaman Yang Dapat Menghasilkan 50% Lebih Banyak Kentang, Beras”

Para Ilmuwan Berhasil Mengidentifikasi Protein Yang Dapat Meningkatkan Hasil Padi Sampai 50% Lebih

Bekerja sama dengan para peneliti di Universitas Pertanian Nanjing, Dr Tony Miller dari John Innes Centre telah mengembangkan tanaman padi yang memiliki kemampuan lebih dalam mengelola level pHnya sendiri, sehingga memungkinkan untuk menyerap lebih banyak nitrogen, besi dan fosfor dari tanah dan meningkatkan hasilnya hingga 54 persen.

Padi merupakan tanaman utama, yang menjadi pangan bagi hampir 50 persen dari penduduk dunia dan telah mempertahankan kemampuan untuk bertahan dalam perubahan kondisi lingkungan. Tanaman ini mampu berkembang di lahan-lahan tergenang – dimana kondisi anaerob dan basah mendorong ketersediaan amonium – serta di lahan- lahan kering, di mana peningkatan jumlah oksigen mendorong ketersediaan nitrat. Pupuk nitrogen merupakan faktor utama dalam pembiayaan budidaya sebagian besar tanaman sereal dan penggunaannya yang berlebihan memiliki dampak lingkungan yang negatif.

Nitrogen yang diperlukan oleh semua tanaman untuk dapat tumbuh biasanya tersedia dalam bentuk ion-ion nitrat atau amonium di dalam tanah, yang diserap oleh akar tanaman. Bagi tanaman, mendapatkan keseimbangan nitrat dan amonium yang tepat merupakan hal sangat penting: terlalu banyak amonium berakibat sel tanaman menjadi basa; dan terlalu banyak nitrat berakibat sel tanaman menjadi asam. Dengan kata lain, terganggunya keseimbangan pH berarti enzim tanaman tidak dapat bekerja dengan baik, yang mempengaruhi kesehatan tanaman dan hasil panen.

Bersama dengan para mitranya di Nanjing, Cina, tim Dr Miller telah bekerja keras untuk mengetahui bagaimana tanaman padi dapat mempertahankan pH dalam kondisi lingkungan yang berubah-ubah.

Padi mengandung gen yang disebut OsNRT2.3, yang menciptakan protein yang terlibat dalam transportasi nitrat. satu gen ini membuat dua versi protein yang sedikit berbeda yaitu: OsNRT2.3a dan OsNRT2.3b. Menyusul berbagai tes yang dilakukan untuk menentukan peran kedua versi protein tersebut, tim Dr Miller menemukan bahwa OsNRT2.3b mampu mengaktifkan maupun menonaktifkan transportasi nitrat, tergantung pada pH internal sel tanaman.

Ketika protein ‘b’ ini dioverekspresikan pada tanaman padi, tanaman tersebut lebih mampu menyangga diri terhadap perubahan pH dalam lingkungannya. Hal ini memungkinkan tanaman tersebut untuk mengambil lebih banyak nitrogen, serta lebih banyak zat besi dan fosfor. tanaman padi ini memberi hasil gabah yang jauh lebih tinggi (hingga 54 persen lebih banyak), dan efisiensi penggunaan nitrogennya meningkat hingga 40 persen.

Dr Miller mengatakan:

“Sekarang kita tahu protein tertentu yang ditemukan dalam tanaman padi ini dapat meningkatkan efisiensi nitrogen dan hasil panenannya, kita dapat mulai menghasilkan varietas-varietas baru padi dan tanaman lainnya. Temuan ini membawa kita satu langkah yang cukup dekat ke arah untuk dapat memproduksi pangan dunia yang lebih banyak dengan dampak lingkungan yang lebih rendah. “

Teknologi baru ini telah dipatenkan oleh PBL, perusahaan manajemen inovasi John Innes Centre, dan telah dilisensikan ke 3 perusahaan yang berbeda untuk mengembangkan varietas baru dari 6 spesies tanaman yang berbeda.

Sumber :
Scientists identify protein which boosts rice yield by fifty percent

 

Pilihan SMART bagi Petani Padi Di Lembah Pedalaman Afrika

SMART valley_RRaman_africarice1

“Potensinya ada, tetapi Anda tidak bisa memanfaatkan potensi itu.” Inilah salah satu pernyataan yang paling mengesankan dari Pemenang Hadiah Nobel Perdamaian Norman Borlaug.  Sambutannya mungkin sangat cocok dengan kasus dataran rendah lembah pedalaman di Afrika, yang dikenal memiliki potensi produksi pertanian yang tinggi, Continue reading “Pilihan SMART bagi Petani Padi Di Lembah Pedalaman Afrika”

Padi Rekayasa Genetis dengan Tingkat Besi dan Seng yang Tinggi Berhasil Dikembangkan

Inez Slamet-Loedin, ilmuwan senior IRRI adalah anggota tim enam negara, sedang melakukan penelitian penting ini. (Foto: Bill Sta Clara, IRRI)

Sekelompok ilmuwan lintas bidang telah berhasil menaikkan tingkat besi (Fe) dan seng (Zn) pada padi melalui biofortifikasi – suatu terobosan dalam perang global melawan kekurangan zat gizi mikro atau “kelaparan tersembunyi.” Penelitian mereka baru-baru ini diterbitkan dalam Nature‘s Scientific Reports.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), defisiensi Fe adalah bentuk malnutrisi paling luas dan penyebab utama anemia pada wanita dan anak-anak. Defisiensi Zn menyebabkan kerdil dan memiliki konsekuensi serius bagi kesehatan, terutama selama masa kanak-kanak.

Para peneliti, yang mewakili lembaga-lembaga di Filipina, Kolombia, Indonesia, Amerika Serikat, Australia, dan Jepang, telah menemukan bukti dari konsep dalam uji lapangan terbatas untuk meningkatkan Continue reading “Padi Rekayasa Genetis dengan Tingkat Besi dan Seng yang Tinggi Berhasil Dikembangkan”

Pemuliaan Tanaman, Ilmu Digital – Guna Memenuhi Tuntutan Pangan Dunia

Pemulia tanaman AgCenter LSU, Adam Famoso, kiri, dan Susan McCouch memeriksa persilangan padi Famoso di rumah kaca di Pusat Penelitian Padi AgCenter LSU. (Foto oleh Bruce Schultz, AgCenter LSU)

Para peneliti harus mengintegrasikan ilmu informasi dengan pemuliaan tanaman terapan untuk melayani pertumbuhan penduduk dunia, kata seorang ahli genetika tanaman terkemuka dalam simposium biologi tanaman tanggal 24 Sep 2015. Continue reading “Pemuliaan Tanaman, Ilmu Digital – Guna Memenuhi Tuntutan Pangan Dunia”

Tawon Kecil Melindungi Tanaman Padi di Kawasan Mekong

Seekor tawon Trichogramma merupakan salah satu pertahanan pertama tanaman padi terhadap hama. (Foto milik Gabi Brändle, Agroscope)

Trichogramma adalah tawon kecil yang menguntungkan, yang memakan telur dari beberapa hama, termasuk hama penggerek batang dan hama putih palsu. Untuk membantu petani padi di Kawasan Mekong Raya, sebuah proyek diluncurkan pada tahun 2011 untuk mempromosikan pembangunan fasilitas produksi massal Trichogramma dan metode pengendalian hama yang terjangkau dan praktis. Continue reading “Tawon Kecil Melindungi Tanaman Padi di Kawasan Mekong”

Memerangi Jamur Padi

Jamur blast padi, magnaporthe oryzae menginfeksi tanaman padi melalui struktur yang disebut appresorium. Tekanannya pada daun tanaman sampai menusuk daun itu.

Dalam suatu “benturan mikroba,” para ilmuwan tanaman dari Universitas Delaware sedang mengungkap lebih banyak petunjuk yang penting untuk melucuti jamur yang merupakan pembunuh nomor satu tanaman padi.

Temuan yang dipublikasikan pada bulan Desember di Frontiers in Plant Science dan Current Opinion in Plant Biology, dapat membawa pengendalian yang lebih efektif untuk Magnaporthe oryzae, jamur yang menyebabkan penyakit blast padi. Continue reading “Memerangi Jamur Padi”

Keunggulan Usahatani Minapadi

Usahatani minapadi memiliki keunggulan sebagai berikut: usahatani minapadi secara tidak langsung telah menerapkan prinsip Pengendalian Hama Terpadu (PHT). Ikan membantu memakan binatang-binatang kecil yang merupakan hama tanaman padi (carnivora) dan juga gulma kecil pada lahan sawah. Pada sore hari ketika ikan menggoyang-goyangkan tanaman padi, serangga yang hinggap pada padi akan terbang kemudian dimangsa oleh burung layang-layang. Dengan pemanfatan lahan secara tumpangsari dengan tanaman padi dan ikan di sawah, maka produktivitas lahan akan meningkat. Continue reading “Keunggulan Usahatani Minapadi”

× Beli Sekarang