Bawang Merah / Brambang

Harga Pupuk KCC Astro Spesial Bawang Merah/Putih

Cara/Tempat Pembelian Harga per Liter
Online (Sudah Termasuk Ongkos Kirim & COD) :  
Jawa, Bali, NTB Rp 82 rb
Sumatra, Kalimantan, NTT Rp 95 rb
Sulawesi, Maluku, Papua Rp 107 rb
Toko Pertanian di Jawa Min = Rp 75 rb Max = Rp 82 rb
Toko Pertanian di Sumatra Min = Rp 93 rb Max = Rp 100 rb

Pupuk KCC Astro Spesial Bawang Merah/Putih

A. PENDAHULUAN

Tanaman Bawang Merah

Bawang merah merupakan komoditas hortikultura berumur pendek dan mempunyai nilai komersial tinggi resiko tinggi. Tanaman bawang merah merupakan tanaman hortikultura yang sudah sejak lama di dibudidayakan oleh petani secara intensif. Komoditas unggulan pertanian ini memberikan kontribusi yang cukup tinggi terhadap perkembangan ekonomi di suatu wilayah. Meskipun saat ini banyak petani bawang merah, namun dalam proses budidayanya masih ditemui berbagai kendala terutama dari segi teknis budidaya. Oleh sebab itu penggunaan benih bermutu, varietas bawang merah yang mempunyai sifat-sifat unggul, pengendalian hama penyakit terpadu yang ramah lingkungan dan pengelolaan hara (pemupukan tepat waktu dan tepat jumlah)

Tanaman ini sering mengalami fluktuasi harga yang sangat merugikan petani. Karena pada saat-saat tertentu sering mengalami banjir produksi sehingga harganya anjlok. Diperparah lagi dengan kebijakan impor yang diterapkan pemerintah yang seringkali memperparah kejatuhan harga bawang merah di pasaran.

Untuk menghindari fluktuasi harga yang sangat merugikan petani, perlu upaya untuk melakukan budidaya bawang merah diluar musim. Seiring dengan pembatasan kegiatan budidaya di musim-musim puncak.

B. Peran Dan Manfaat Pupuk KCC Astro Dalam Budidaya Bawang Merah

Pupuk Semprot Anorganik KCC Astro Spesial Brambang & Bawang merupakan salah satu dari lima varian pupuk KCC Astro yang diproduksi oleh CV Gemolong Suci Madiun.

Pupuk Semprot Anorganik KCC Astro Spesial Brambang & Bawang memiliki komposisi sebagaimana dapat dilihat pada tabel 4A dan 4B.

Tabel 4-A
Komposisi Publik Pupuk KCC Astro Spesial Bawang Merah (Brambang) & Bawang Putih

Unsur Kadar Unsur Kadar
N 12.48% B 36 ppm
P₂O₅ 8.85% Mn 9.8 ppm
K₂O 7.31% Co 0.5 ppm
Zn 0.07% Mo <0.01 ppm
Cu 0.12%    

Tabel 4-B
Komposisi Non Publik Pupuk KCC Astro Spesial Bawang Merah (Brambang) & Bawang Putih

Unsur Kadar Unsur/ Senyawa Kadar
S Non-publik ZPEO Non-publik
Mg Non-publik ZSOS Non-publik
Ca Non-publik ZSOP Non-publik
Fe Non-publik ZMOP Non-publik
    Gib Non-publik

Pupuk Semprot Anorganik KCC Astro Spesial Brambang & Bawang, berdasarkan bukti-bukti di lapangan, menunjukkan memiliki peran dan manfaat positif yang nyata dalam budidaya bawang merah.

Peran dan manfaat pupuk KCC Astro dalam budidaya bawang merah dapat digolongkan menjadi 4, yaitu : (1) Peran dan Manfaat Sebagai Pupuk, (2) Peran dan Manfaat sebagai Penguat Tanaman (3) Peran dan Manfaat dalam Peningkatan Ketahanan Terhadap Kekeringan, serta (4) Peran dan Manfaat dalam Pengendalian Hama Dan Penyakit

1. Peranan dan Manfaat sebagai Pupuk

Pupuk adalah semua unsur-unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman. Tanaman memerlukan 16 unsur hara yaitu: C, H, O, N, P, K, Ca, Mg, S, Cu, Zn, Bo, Mo, Cl, Fe, dan Mn. Memupuk artinya memberikan unsur-unsur tersebut kepada tanaman.

Walaupun unsur-unsur C, H dan O dibutuhkan oleh tanaman dalam jumlah banyak, namun tidak dikenal istilah pemupukan untuk unsur-unsur tersebut, karena jumlahnya sudah melimpah di alam. Sedangkan untuk unsur-unsur Ca dan Mg, lebih umum digunakan istilah bahan pembenah tanah.

Diantara seluruh unsur yang dibutuhkan tanaman tersebut, maka yang paling banyak dibutuhkan adalah unsur-unsur N, P, dan K (disebut unsur-unsur hara primer), dengan unsur N yang setiap kali habis panen, hampir selalu tanah bekas tanamnya mengalami defisiensi/kekurangan.

Sesuai namanya, peran utama pupuk KCC Astro adalah sebagai pupuk (yang diaplikasikan melalui daun), yang artinya memberikan atau memasok nutrisi (hara kepada tanaman).

Formulasi pupuk KCC Astro berorientasi pada kelengkapan, keberimbangan serta bentuk kimia yang sesuai dari unsur-unsur hara dan bahan aditif di dalamnya, baik yang dicantumkan (publik) maupun yang tidak dicantumkan (non-publik). Dengan orientasi seperti itu, pemupukan pupuk KCC Astro pada tanaman bawang merah berhasil meningkatkan kuantitas dan kualitas hasil panen, karena efektifitasnya yang tinggi.

(a) Hara Nitrogen (N)

Nitrogen (N) adalah merupakan hara makro yang penting untuk bawang merah, seperti halnya fosfor (P) dan kalium (K), dan meskipun N adalah salah satu elemen paling umum di bumi, kekurangan N mungkin merupakan masalah hara yang paling umum. Tanaman bawang membutuhkan cukup nitrogen yang kecukupannya bisa dengan melihat daunnya. Tanaman yang kekurangan nitrogen memiliki penampilan hijau pucat hingga kuning. Jika pucuk kerdil dan tidak tumbuh, ini juga menunjukkan kekurangan nutrisi yang  penting ini. Menerapkan nitrogen yang cukup untuk tanaman tidak hanya menghijaukan dedaunan tetapi juga meningkatkan panjang daun. Hal ini meningkatkan penyerapan yang efisien dan pemanfaatan nutrisi lain terutama fosfor dan kalium, serta meningkatkan jumlah daun. Perlu diketahui bahwa setiap daun dapat diterjemahkan menjadi cincin bawang lainnya sehingga semakin banyak daun yang dimiliki, semakin besar umbi bawangnya. Saat terjadi pembentukan umbi, maka sebenarnya yang terjadi adalah transfer karbohidrat dari daun ke umbi; oleh karena itu, bagian atas yang lebih besar akan sama dengan umbi yang lebih besar.

Karena tanaman bawang merah memiliki sistem perakarannya yang jarang dan dangkal, efisiensi penggunaan pupuk N pada produksi tanaman tersebut seringkali rendah dan risiko kehilangan nitrat akibat pencucian tinggi. Oleh sebab itu, pemupukan melalui aplikasi tanah seharusnya dilengkapi dengan pemupukan melalui aplikasi daun.

Hanya dalam waktu ± 1 seminggu setelah aplikasi daun menggunakan pupuk KCC Astro satu kali semprot pada tanaman bawang merah, maka hasilnya tampak jelas bahwa pertumbuhan tanaman yang ditandai dengan menghijaunya daun dan peningkatan panjang daun, jumlah daun per tanaman, serta diameter leher. Ini membuktikan bahwa pasokan N dari pupuk ini sangat cepat direspon oleh tanaman, dengan kata lain sangat efektif.

(b) Hara Fosfor (P)

Fosfor merupakan unsur hara makro primer disamping N dan K, dan sangat penting untuk perkembangan akar. Ketika ketersediaannya terbatas, pertumbuhan tanaman biasanya berkurang. Pada tanah dengan P yang cukup rendah, pertumbuhan dan hasil bawang merah dapat ditingkatkan dengan pemberian P.

Pemupukan hara fosfor P merupakan pemupukan yang termasuk pelik, baik itu pupuk yang diaplikasikan ke tanah maupun ke daun, karena kandungan asli P yang rendah dan kapasitas fiksasinya yang tinggi dari tanah. Oleh sebab itu, kekurangan fosfor menjadi salah satu kendala terbesar untuk produksi tanaman terutama di daerah tropis.

Pupuk-pupuk P yang diaplikasikan ke tanah seringkali sulit atau bahkan tidak terserap oleh tanaman karena mudahnya mengalami imobilisasi (terikat dengan unsur lain sehingga membentuk senyawa-senyawa berkelarutan rendah). Selain imobilisasi, di daerah-daerah yang suhunya dingin, serapan unsur P oleh akar tanaman juga seringkali lebih rendah.

Aplikasi hara P melalui daun merupakan salah satu jawaban untuk mengatasi tersebut. Formulasi pupuk yang mengandung hara P yang tujuannya untuk aplikasi daun tidak memiliki banyak masalah jika formulasinya merupakan pupuk P tunggal. Akan tetapi jika formulasi pupuk tersebut merupakan formulasi pupuk majemuk, maka masalah akan timbul, serupa dengan masalah pemupukan P melalui tanah, yaitu terikatnya P ke bentuk yang sulit larut dan sulit diserap tanaman.

Pupuk KCC Astro sebagai pupuk majemuk yang juga mengandung P, diformulasikan menggunakan bahan aditif tertentu, sehingga hara P tetap dalam kondisi terlarut dan mudah diserap tanaman.

Aplikasi pupuk KCC Astro pada tanaman bawang merah pada saat yang tepat, mampu meningkatkan sistem perakaran tanaman bawang. Hal ini membuktikan bahwa hara P dalam formulasi pupuk tersebut benar-benar bisa efektif terserap oleh tanaman.

(c) Hara Kalium (K)

Kalium mendukung kesehatan tanaman secara keseluruhan, membantu ketahanan terhadap kekeringan, dan meningkatkan hasil dan  umur simpan. Tingkat kalium juga mempengaruhi kekencangan dan ukuran umbi. . Tingkat potasiumnya yang tinggi bermanfaat bagi fungsi dan kualitas bawang dalam antara lain:

    • meningkatkan penggunaan air melalui regulasi fotosintesis dan transpirasi
    • meningkatkan penggunaan nitrogen dan meningkatkan produksi protein
    • meningkatkan kesehatan tanaman secara keseluruhan dan kemampuan untuk menahan penyakit, hama dan cekaman kekeringan

Kekurangan K pada bawang merah diindikasikan dengan munculnya ujung berwarna coklat pada daun yang lebih tua dan pembentukan umbi yang buruk.

Aplikasi pupuk KCC Astro pada tanaman bawang merah pada kenyataannya, mampu meminimalisir warna coklat pada ujung daun yang tua serta mampu menghasilkan pembentukan umbi yang baik. Hal ini membuktikan bahwa hara K dalam formulasi pupuk tersebut benar-benar bisa efektif terserap oleh tanaman.

(d) Hara Lain dan Bahan Aditif

Tanaman membutuhkan sekitar 16 unsur hara untuk tumbuh dan berkembang. Sebagian sudah ada di alam dalam keadaan melimpah dan sebagian lain dalam jumlah terbatas, yang jika kurang, perlu dilakukan penambahan (pemupukan).

Diluar hara N, P, K, Pupuk KCC Astro juga mengandung berbagai macam unsur-unsur tersebut serta juga mengandung bahan-bahan aditif tertentu yang tidak termasuk kategori unsur hara tanaman, dengan konsentrasi yang bervariasi antar varian satu dengan yang lain.

Unsur-unsur hara selain N, P, K serta bahan-bahan aditif dalam pupuk KCC Astro berbeda dalam hal jenis dan kandungannya untuk yang varian berbeda. Zat-zat ini dari segi konsentrasi jumlahnya kecil, namun peran dan manfaat dari komponen bahan ini tidak kalah penting dengan hara makro N, P, dan K.

Berikut beberapa peran dari komponen-komponen tersebut, baik peran secara tunggal maupun peran sinergis dengan unsur lain:

    • memasok hara makro sekunder dan hara mikro yang mutlak harus ada untuk tanaman, yang masing-masing memiliki fungsi sendiri-sendiri
    • mempertahankan unsur-unsur hara yang dalam kondisi biasa mudah berubah ke bentuk sulit larut dan sulit terserap, agar tetap stabil, berkelarutan tinggi dan mudah terserap tanaman
    • mendorong serapan unsur P baik yang ada di dalam pupuk KCC Astro maupun yang berasal dari tanah
    • membentuk interaksi yang positif di antara berbagai hara di dalam pupuk, sehingga satu sama lain saling mendorong keterserapannya oleh tanaman
    • meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil tanaman

(2) Peran dan Manfaat sebagai Penguat Tanaman

Hara K bersama-sama dengan unsur makro sekunder lain serta bahan aditif di dalam pupuk KCC Astro bekerja secara sinergis memperkuat dan memperkaku tanaman bawang merah, baik itu akar, batang maupun daun. Peran sebagai penguat tanaman ini membawa manfaat sebagai berikut:

    • akar lebih kuat sehingga akar akan lebih leluasa berkembang sehingga zone perakaran menjadi semakin luas dan dalam, hal ini akan mendorong penyerapan unsur-unsur hara di dalam tanah lebih banyak.
    • tanaman berdiri lebih tegak sehingga aktivitas fotosintesis meningkat
    • tanaman lebih tahan terhadap serangan hama dan penyakit
    • umbi bawang lebih tahan terhadap kerusakan selama penyimpanan

(3) Peran dan Manfaat dalam Peningkatan Ketahanan Terhadap Kekeringan

Pupuk KCC Astro bukanlah sekadar bermakna pupuk belaka, yang semata-mata dimaksudkan sebagai pemasok unsur-unsur hara makro dan mikro kepada tanaman bawang merah, namun lebih dari itu bisa meningkatkan ketahanan terhadap cekaman kekeringan.

Kekeringan pada tanaman bawang merah dapat mengakibatkan kemerosotan hasil panen bawang merah baik jumlah maupun kualitasnya.

Aplikasi pupuk KCC Astro selama ini terbukti mampu meningkatkan hasil panen bawang merah dan mampu menekan akibat-akibat yang ditimbulkan oleh cekaman kekeringan pada tanaman tersebut. Ini disebabkan karena pupuk ini mengandung zat-zat atau bahan-bahan tertentu (nonpublik) yang mampu meningkatkan batas toleransi bawang merah terhadap cekaman kekeringan.

(4) Peran dan Manfaat dalam Pengendalian Hama Dan Penyakit

Hama utama pada tanaman bawang merah meliputi ulat bawang (spodoptera exigua hubner), ulat grayak (spodoptera litura f), trips, lalat pengorok daun (liriomyza chinensis), orong-orong atau anjing tanah (gryllotalpa africana pal), ngengat gudang.

Sedangkan penyakit utama pada tanaman bawang merah penyakit trotol atau bercak ungu (purple blotch), penyakit otomatis atau antraknose, penyakit embun bulu atau tepung palsu (downy mildew), penyakit moler atau layu fusarium (twisting disease), penyakit ngelumpruk atau leumpeuh (stemphylium leaf blight), penyakit bercak daun serkospora (cercospora leaf spot).

Hama dan penyakit utama di atas disebabkan oleh organisme pengganggu tanaman (OPT). Namun demikian, penyakit pada tanaman bawang merah tidak selalu disebabkan oleh OPT. Adanya kekurangan salah satu unsur hara pada tanaman juga dapat menimbulkan penyakit, demikian pula meningkatnya konsentrasi unsur yang toksik misalnya akibat drainase yang buruk atau terlalu ekstrimnya pH tanah.

Serangan hama dan penyakit tanaman bawang merah, dapat menurunkan hasil bahkan penurunannya bisa sangat drastis. Oleh sebab itu perlu dilaksanakan berbagai upaya agar serangan ini dapat ditekan seminimal mungkin.

Perlu ditegaskan bahwasanya Pupuk KCC Astro merupakan pupuk dan bukanlah pestisida, sehingga memang tidak diformulasikan untuk tujuan memberantas hama dan penyakit-penyakit yang disebabkan oleh OPT. Namun demikian, pupuk ini bisa:

    • mencegah penyakit-penyakit tertentu seperti penyakit mboler, busuk umbi, mati
    • pucuk, bercak daun, trotoI/blorok/embun (peronospora destructor), dll dan mengatasinya bila intensitasnya masih di bawah 15%.
    • menurunkan severitas (keparahan) yang ditimbulkan oleh penyakit-penyakit di atas
    • mengatasi penyakit-penyakit tertentu yang timbul karena kekurangan salah satu unsur hara (penyakit defisiensi) ataupun karena kelebihan salah satu unsur hara (keracunan)
    • meningkatkan kekuatan pestisida bila dicampur dengan pestisida, yang berarti juga menghemat penggunaan pestisida

C. ATURAN PAKAI

Untuk mendapatkan hasil pemupukan pupuk KCC Astro yang baik untuk tanaman bawang merah, maka dosis, konsentrasi, frekuensi dan waktu aplikasinya harus tepat.

1. Penyiapan Penyemprotan

      1. kocok kuat-kuat botol pupuk KCC Astro ini
      2. gunakan tutup botol tersebut sebagai alat penakar
      3. ambil pupuk dari botol beberapa tutup, tuangkan ke dalam bak air
      4. aduk hingga merata, lalu saring dan masukkan ke dalam tangki penyemprot.

2. Dosis, Konsentrasi & Frekuensi Penyemprotan

Dosis pupuk KCC Astro mulai awal sampai akhir penyemprotan total adalah sekitar 2 liter per ha atau tepatnya 2.100 liter per ha, dengan rincian sebagai berikut :

      1. penyemprotan dimulai pada waktu tanaman berumur 10 hari dan terakhir saat berumur 52 hari,
      2. frekuensi penyemprotan adalah setiap 3 hari sekali sehingga penyemprotan dilakukan pada waktu tanaman berumur 10, 13, 16, 19, 22, 25, 28, 31, 34, 37, 40, 43, 46, 49, 52 (hst, hari setelah tanam). Ada sekitar 15 kali penyemprotan.
      3. setiap kali semprot, konsentrasinya adalah 7 tutup (70 mL) pupuk KCC Astro per 15 liter air.

3. Waktu Penyemprotan Pupuk Semprot KCC Astro

Penyemprotan Pupuk Semprot KCC Astro idealnya dilakukan sejak tanaman bawang merah berumur 10 hari setelah tanam, dan terus dilakukan penyemprotan sampai pada saat seminggu sebelum panen.

      1. saat yang baik untuk penyemprotan adalah mulai pagi hari hingga pukul 10:00 atau pada sore hari mulai pukul 15:00 wib hingga selesai.
      2. dalam suasana mendung/berawan, penyemprotan boleh dilakukan sewaktu-waktu sesuai situasi & kondisinya.
      3. di musim penghujan sebaiknya penyemprotan dilakukan pada pagi hari, sehingga seandainya sore hari turun hujan, pupuk Semprot KCC Astro sudah terserap tanaman.

4. Bagian yang Disemprot

Semprotkan pada bagian atas permukaan daun hingga benar-benar rata. Namun, demikian, akan lebih baik lagi jika penyemprotan mencakup juga bagian bawah permukaan daun.

 

× Beli Sekarang